judi online

Karena Judi Online, Pegawai Di Bali Diduga Menggelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta Rupiah

Karena Judi Online, Pegawai Di Bali Diduga Menggelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta Rupiah.

Tanutopia.com – Polres Buleleng, Bali, menangkap seorang pegawai berinisial NAP (32). Ia diduga menggelapkan uang perusahaannya untuk bermain judi online senilai ratusan juta.

Kabag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, Rabu (29/12) menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah mendapat laporan dari pihak perusahaan.

“Sebagian uang yang diterima digunakan untuk bermain judi online. Uang Rp 537.000.000 itu ditarik secara tunai oleh pelaku dan suaminya,” katanya.

Pengungkapan penggelapan yang dilakukan oleh pelaku diawali dengan adanya laporan dari perwakilan PT. Komunika Mitra Perkasa melaporkan penggelapan uang perusahaan oleh salah satu karyawannya Rabu (15/12) lalu.

Setelah menerima laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan penyidikan, sehingga ditemukan bukti permulaan yang cukup bahwa kejadian tersebut merupakan tindak pidana yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyidikan.

Pelakunya dikenal sebagai canvasers atau tenaga penjual dan cara mendapatkan uang perusahaan adalah dengan langsung ke server judi atau berlangganan pulsa sebanyak dua kali.

Ia memerintahkan pembayaran saldo kredit tersebut untuk disetorkan ke rekening BCA milik suami pelaku.

Sedangkan permintaan pembayaran pertama dilakukan pada 11 Desember 2021 sebesar Rp.300 JT dan pembayaran kedua dilakukan pada tanggal 13 Desember sebesar Rp. 338 JT.

“Setelah pelaku menerima uang yang seharusnya diserahkan ke perusahaan, tidak dilakukan dan uang itu tidak disetor dan digunakan sendiri,” katanya.

Sedangkan dari hasil penyidikan, barang bukti yang berhasil diamankan penyidik antara lain uang tunai Rp. 115.000.000, 2 kartu ATM Bank BCA dan 1 ATM Bank Mandiri serta 1 HP OPPO Reno 6.

Baca Juga Artikel kami : Senggol Bacok, 3 Zodiak Ini Terlalu Tempramental ke Orang Lain!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *